Manokwari, doberainews – Anggota DPR Papua Barat, Frits Bernard Indou, melaksanakan reses I Tahun 2026 di Kampung Kali Bambu, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Jumat (20/2/2026).
Berbagi aspirasi mengemuka dalam dialog tatap muka yang digelar di Balai Kampung Kali Bambu bersama warga. Mayoritas rumah penduduk di kampung tersebut masih berbahan kayu dan papan. Selain itu, akses air bersih dan listrik belum sepenuhnya menjangkau wilayah yang secara geografis berada tidak jauh dari pusat Kota Manokwari.
Wakil Ketua III DPR Papua Barat itu menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat melalui mekanisme kelembagaan DPR Papua Barat, baik melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis maupun melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPR.
“Aspirasi ini akan saya sampaikan dan perjuangkan sesuai kewenangan DPR,” ujar anggota DPR Papua Barat jalur Otonomi Khusus ini.
Menurut Bernard, pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada gedung dan infrastruktur perkotaan, tetapi juga harus memastikan konektivitas layanan dasar hingga ke kampung-kampung penyangga kota.
Ia menilai transformasi pembangunan di Papua Barat tidak boleh meninggalkan wilayah yang masih hidup dalam keterbatasan.
Persoalan pendidikan turut menjadi sorotan. Para siswa dari Kampung Kali Bambu harus menempuh jarak cukup jauh ke wilayah Lembah Hijau untuk mengakses sekolah. Kondisi jalan menuju lokasi tersebut juga belum diaspal.
Ketiadaan listrik berdampak langsung pada proses belajar di rumah. Pada malam hari, sebagian anak memanfaatkan cahaya dari panel surya di pinggir jalan untuk mengerjakan tugas.
“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Di era digital dan transformasi energi, anak-anak kita seharusnya sudah belajar dengan dukungan listrik yang memadai,” katanya.
Bernard berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari dapat bersinergi mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia juga meminta PLN UP3 Manokwari segera merealisasikan pemasangan jaringan listrik ke Kampung Kali Bambu. Menurutnya, dengan jarak yang relatif dekat dari pusat kota, tidak ada alasan kawasan tersebut tertinggal dalam akses listrik.
“Kami harap Bapak Gubernur Papua Barat dan Bapak Bupati Manokwari memberi perhatian serius bagi masyarakat Kali Bambu,” ujarnya. (Red/dn) ang





















