MANOKWARI, doberainews — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Papua Barat menargetkan konsolidasi struktur partai di tingkat ranting dan anak ranting rampung pada Mei 2026.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Saul Benny Supit, mengatakan konsolidasi tersebut merupakan bagian dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar seluruh tahapan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) diselesaikan tepat waktu.
“Sesuai arahan DPP PDI Perjuangan, Musancab harus selesai pada April 2026. Saat ini hanya DPC PDI Perjuangan Pegunungan Arfak dan Teluk Wondama yang belum rampung, namun kami percepat agar segera diselesaikan. Untuk konsolidasi ranting dan anak ranting, kami targetkan seluruhnya tuntas pada Mei,” ujar Supit, Kamis (4/6/2026).
Ia meminta seluruh DPC PDI Perjuangan se-Papua Barat memperhatikan proses konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput. Struktur ranting dan anak ranting, kata dia, harus diisi figur-figur kompeten yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
“Kami harap DPC melihat figur-figur yang berkompeten, baik tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan maupun pemuda, agar mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui struktur partai, baik di legislatif maupun eksekutif, sesuai semangat wong cilik dalam kebersamaan dan gotong royong,” katanya.
Supit menjelaskan, konsolidasi tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat struktur politik partai, tetapi juga untuk mengawal aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kampung (ranting), distrik (anak cabang), kabupaten (cabang), hingga provinsi.
Ia juga mengimbau Fraksi PDI Perjuangan di Papua Barat aktif menyerap aspirasi masyarakat dari bawah melalui forum Musrenbang distrik, kabupaten, hingga provinsi, agar program pemerintah lebih tepat sasaran.
Secara khusus di Tanah Papua, lanjut Supit, Fraksi PDI Perjuangan di Papua Barat diharapkan turut mengawal implementasi amanat Undang-Undang Otonomi Khusus, terutama dalam pemberdayaan orang asli Papua di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. (red/dn)





















