Maybrat, doberainews – Musyawarah adat Kabupaten Maybrat pemilihan dewan perwakilan rakyat papua (DPRP) Provinsi Papua Barat Daya jalur Otsus Papua dibuka Penjabat Sekda Maybrat Ferdinandus Taa di Kumurkek, Kamis 19 Desember 2024.
Hadir langsung di ruang rapat kantor Bupati Maybrat dalam kesempatan itu antara lain, Ketua MRP Papua Barat Daya Alfons Kambu, Ketua Panitia Penjaringan Alias Yumte dan seluruh tamu undangan, termasuk para calon dewan perwakilan rakyat perutusan papua dari Kabupaten Maybrat.
Penjabat Sekda Maybrat Ferdinandus mengatakan, anggota DPRP Papua Barat Daya mendapat kuota 1 orang dan direbut oleh tiga calon kandidat.
Menurut Ferdinandus, pencalonan ini murni tanpa intervensi pihak manapun dan berlangsung jujur dan adil sesuai perutusan wilayah Kabupaten Maybrat berdasarkan zona.
“Pansel nanti tugas mereka hanya menerima hasil. Pansel tidak boleh intervensi, apalagi pemerintah, sama sekali tidak boleh,” tegasnya.
Ferdinandus mengingatkan siapapun calon yang kelak terpilih benar-benar memperhatikan hak kesulungan orang asli papua di Maybrat. Ia menekankan calon terpilih harus ada dan datang di Maybrat dalam mementum hari besar yang dirayakan agar melihat kondisi di Maybrat.
“Kalau ada pokir-pokir kamu harus perhatikan Maybrat. Jangan pikir diri sendiri, karena kami utus bapak atau ibu kesana harus lihat kami,” ungkap Sekda Ferdinandus mengingatkan.
Ketua MRP-PBD, Alfons Kambu berpesan calon terpilih diwajibkan menjaga keutuhan nilai-nilai agama dan adat yang telah lama dianut oleh orang Maybrat. Calon terpilih juga dia berharap membuka diri dan mampu memahami situasional di Kabupaten Maybrat.
“Segala perbedaan yang kemarin-kemarin terkait pilkada kita harus tanggalkan demi merajut sebuah kebersamaan ini,” ucapnya.
Sementara, Ketua Pansel DPRP Papua Barat Daya, Elias Yumte menekankan satu kursi yang diberikan ke Maybrat dan diusulkan tiga nama agar hindari kepentingan yang melatarbelakangi keputusan yang ada.
“Sehingga mari kita sama-sama bisa bermusyawarah dan berpikir yang baik dan hindari segala kepentingan di Kabupaten Maybrat,” tuntasnya.
Pewarta Charles Fatie
Editor Redaksi





















