Manokwari, doberainews – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tengah melakukan restrukturisasi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Papua Barat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Markus Waran, mengatakan proses tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Kongres VI PDI Perjuangan di Bali pada 1 Agustus 2025. Kongres itu kembali menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum sekaligus merekomendasikan revitalisasi struktur partai di semua tingkatan.
“DPP sudah menyurati kami di Papua Barat, termasuk tujuh DPC, untuk melakukan penjaringan dan rekrutmen calon ketua periode lima tahun ke depan,” ujar Markus saat dihubungi di Manokwari, Sabtu (18/10/2025).
Tujuh DPC yang dimaksud meliputi Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak. Menurut Markus, enam dari tujuh DPC telah mengajukan nama calon ketua. Hanya DPC Manokwari yang belum menyampaikan usulan.
“DPC Manokwari belum mengusulkan calon. Karena itu, nama Obeth Ayok Rumbruren sempat diusulkan untuk memenuhi kuota, namun status beliau sebagai anggota DPR RI membuat Ibu Ketua Umum menunda keputusannya. Untuk Manokwari, kami menunggu diskresi dari Ketua Umum,” jelas Markus.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Manokwari, Hermus Indou, yang juga menjabat Bupati Manokwari. Namun, padatnya agenda pemerintahan membuat Hermus belum sempat mengajukan nama calon ketua DPC.
“Proses verifikasi dan fit and proper test calon ketua DPD sudah dilakukan pada 9 Oktober lalu di DPP. Kini, kami menunggu arahan lebih lanjut dari Ibu Ketua Umum terkait tahap selanjutnya,” pungkas Markus Waran, mantan Bupati Manokwari Selatan dua periode.
Sementara proses verifikasi dan validasi data calon Ketua DPC PDI-Perjungan dari 7 Kabupaten telah bergulir. Kami menunggu proses selanjutnya dari DPP,”terang Waran.





















