MANOKWARI, doberainews – Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman kembali menunjuk Yohanes C. Sorbu sebagai caretaker Ketua KONI Papua Barat melalui Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor 49 Tahun 2026 tertanggal 16 April 2026.
Penunjukan tersebut merupakan perpanjangan ketiga sejak masa kepengurusan KONI Papua Barat periode sebelumnya berakhir pada April 2026 kemarin.
Sorbu saat dikonfirmasi membenarkan penunjukan tersebut. Ia menjelaskan, penetapan caretaker merupakan kewenangan KONI Pusat berdasarkan usulan dari daerah.
Menurut dia, tugas utama caretaker adalah mempersiapkan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) serta Musyawarah Provinsi (Musprov) guna memilih kepengurusan KONI Papua Barat definitif.
“Kendala kita sampai saat ini Raker dan Musprov belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran. Kami berharap dalam tiga bulan ke depan, jika anggaran sudah cair, maka Raker dan Musprov segera dilaksanakan,” ujar Sorbu, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan panitia Raker sebenarnya telah dibentuk, namun pelaksanaan kegiatan masih menunggu pencairan dana hibah KONI Papua Barat.
“Panitia sudah disiapkan, tetapi masih menunggu pencairan anggaran hibah. Melalui Raker nanti baru akan dibahas agenda Musprov, termasuk jumlah peserta dan waktu pelaksanaannya,” katanya.
Selain itu, Sorbu menambahkan caretaker juga bertugas menjalankan agenda rutin organisasi serta mempersiapkan cabang olahraga menghadapi sejumlah agenda nasional, di antaranya PON Bela Diri III di Sulawesi Utara pada Oktober 2026 dan PON Pantai di Ancol, Jakarta, pada November 2026.
Untuk PON Bela Diri III, cabang olahraga yang direncanakan ikut antara lain muay thai, tinju, kick boxing, dan hapkido. Sementara pada PON Pantai akan diikuti cabang dayung, selam, selancar, dan layar.
Sorbu berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat mendukung pelaksanaan agenda organisasi, termasuk Raker, Musprov, serta persiapan atlet menuju berbagai ajang nasional tersebut. (red/dn)





















