Teminabuan, doberainews – Perkumpulan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kampung Kwowok (P3MAK) menggelar ibadah perdana awal tahun pelayanan Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Sekretariat P3MAK Kampung Kwowok, Teminabuan, Kamis (29/01/2026).
Ibadah perdana ini diikuti sekitar 21 anggota aktif P3MAK yang terdiri dari pengurus inti serta pengurus cabang di berbagai kota studi. Kegiatan ini menjadi momentum awal kebersamaan pengurus dalam mengawali program pelayanan organisasi di tahun 2026.
Renungan firman Tuhan dalam ibadah tersebut disampaikan oleh Septinus Yajan dengan tema “Dua Macam Dasar” yang diambil dari Kitab Lukas 6:46–49. Dalam renungannya, Septinus menekankan pentingnya menjadikan firman Tuhan sebagai dasar utama dalam perjalanan organisasi.
“Firman Tuhan ini menjadi pedoman dasar bagi kita semua dalam perjalanan panjang organisasi. Kita boleh hebat dan pintar, tetapi semua itu karena kebaikan Tuhan. Dalam berorganisasi, yang utama adalah mengutamakan Tuhan agar P3MAK dapat mempersiapkan pemimpin masa depan Kampung Kwowok yang takut akan Tuhan Yesus dan menjadi teladan bagi generasi muda,” ujarnya.
Ketua P3MAK Kampung Kwowok, Fredrik Sreklefat, menjelaskan bahwa ibadah tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang kerohanian yang telah disepakati dalam rapat kerja organisasi. Ia menyebutkan, P3MAK telah menetapkan agenda ibadah rutin yang dilaksanakan satu kali setiap bulan, tepatnya setiap tanggal 29.
“Ibadah ini adalah hasil keputusan bersama dalam rapat kerja P3MAK sebagai bentuk pembinaan rohani bagi seluruh anggota,” kata Fredrik.
Pada kesempatan itu, Fredrik juga menyampaikan apresiasi kepada bidang kerohanian serta seluruh perangkat organisasi yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran kegiatan dan roda organisasi P3MAK.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kekompakan yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan ke depan. Selain itu, pengurus P3MAK berencana mengagendakan rapat evaluasi guna meninjau pelaksanaan program dan memastikan keaktifan seluruh anggota dalam menjalankan pelayanan organisasi.
“Evaluasi penting dilakukan agar seluruh program berjalan dengan baik dan kader tetap aktif dalam setiap kegiatan organisasi,” tutup Fredrik
Pewarta Marthen Sreklefat
Editor Redaksi

















