Pertamina Salurkan 4.000 Liter BBM untuk Pemulihan Banjir di Halmahera Utara

Pertamina Salurkan 4.000 Liter BBM untuk Pemulihan Banjir di Halmahera Utara

Halmahera Utara, doberainews – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menyalurkan 4.000 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung percepatan penanganan dampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Hingga kini, wilayah tersebut masih berstatus tanggap darurat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui program Pertamina Peduli dan difokuskan untuk operasional alat berat yang digunakan dalam membuka akses serta menormalisasi wilayah terdampak bencana.

“Tim Pertamina Peduli telah menyalurkan 4.000 liter BBM untuk mendukung pengoperasian alat berat dalam proses pemulihan pascabanjir dan longsor. Selain itu, bersama Hiswana Migas Maluku Utara, kami juga menyalurkan Bright Gas untuk dapur umum, bantuan sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan tidur seperti sprei dan selimut,” ujar Awan dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2026).

Awan menjelaskan, seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Halmahera Utara agar pendistribusiannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Halmahera Utara. Pertamina akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dan mendukung proses pemulihan wilayah serta masyarakat terdampak,” kata dia.

Selain penyaluran bantuan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan BBM di wilayah terdampak. Perusahaan menyiapkan alternatif suplai energi agar operasional penanganan bencana dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan aktivitas masyarakat segera kembali normal,” ujar Awan.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengatakan bahwa akses jalan darat menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak banjir dan longsor.

Pemerintah daerah, kata dia, tengah melakukan normalisasi sungai dan wilayah terdampak dengan mengerahkan alat berat ke Kecamatan Loloda Utara.

“Kami berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam penanganan bencana ini. Kami berterima kasih kepada Pertamina wilayah Maluku Utara yang telah menyalurkan 20 drum Dexlite untuk operasional dua unit ekskavator yang diberangkatkan ke Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara,” kata Piet Hein Babua.

Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pembukaan akses dan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *