Manokwari, doberainews – Anggota DPR Papua Barat jalur pengangkatan (Otonomi Khusus), Bernard Indouw, menyalurkan bantuan bahan pokok dan bantuan tunai kepada jemaat serta hamba Tuhan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dalam rangka perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Bantuan tersebut diberikan kepada 57 jemaat dan 58 hamba Tuhan di lingkungan Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) dan Gereja Kristen Injili (GKI) di Manokwari.


Dalam wawancara eksklusif, Senin (29/12/2025), Bernard Indouw mengatakan, sebagai wakil rakyat dari jalur pengangkatan Otsus, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat adat Papua, khususnya jemaat dan hamba Tuhan, pada momentum keagamaan.
“Sebagai anggota DPR Papua Barat dari daerah pengangkatan Manokwari, saya merasa terpanggil untuk membantu jemaat dan para hamba Tuhan agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan sukacita. Karena itu, saya menyisihkan sebagian pendapatan untuk mendukung pelayanan gereja,” kata Bernard.
Ia merinci, bantuan bahan pokok yang disalurkan berupa beras 20 kilogram, minyak goreng 5 liter, serta bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta per jemaat. Bantuan tersebut diterima oleh 35 jemaat GPKAI dan GKI di wilayah Wapramasi.
Selain itu, bantuan serupa juga diberikan kepada 11 jemaat GPKAI di Gripi–Syoribo, Manokwari, serta 11 jemaat di lingkungan Majelis Daerah (MD) GPKAI Pantura Manokwari.
Sementara itu, bantuan transportasi pelayanan berupa uang tunai disalurkan kepada 58 hamba Tuhan yang melayani di bawah Majelis Daerah GPKAI Manokwari.
Bernard berharap bantuan tersebut tidak dinilai dari besar kecilnya, melainkan sebagai wujud kehadiran dan kepedulian wakil rakyat terhadap masyarakat adat dan jemaat.
“Saya berharap bantuan ini dipahami sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan moril, bahwa DPR Papua Barat hadir di tengah jemaat dan masyarakat adat, khususnya dalam momentum Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan kegiatan positif.
“Mari kita rayakan Tahun Baru dengan memuji Tuhan dan menghindari hal-hal yang berdampak negatif bagi diri sendiri dan lingkungan,” kata Bernard.
Ia menutup dengan menyampaikan ucapan, “Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026.” tukasnya. (red/dn)

















