Bernard Indouw Serahkan Hadiah Rp20 Juta kepada Juara Lomba Hias Pondok Natal di Manokwari

Bernard Indouw Serahkan Hadiah Rp20 Juta kepada Juara Lomba Hias Pondok Natal di Manokwari

Anggota DPR Papua Barat Frits Bernard Indouw didampingi Tim Juri, dan Panitia serta Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat Agustinus Orcomna saat menyerahkan Hadiah Pemenang Lomba Hias Pondok Natal kepada Opin Nuham, Kordinator Lomba Pondok Puncak Jati Lembah Hijau Manokwari, Rabu (31/12/2025)

Manokwari, doberainews – Anggota DPR Papua Barat, Bernard Indouw, secara resmi menyerahkan hadiah utama Lomba Hias Pondok Natal 2025 kepada Pondok Puncak Jati Lembah Hijau, Manokwari.

Lomba tersebut merupakan inisiatif pribadi Bernard Indouw sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda dalam menyemarakkan perayaan Natal.

Hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp20 juta diterima langsung oleh Koordinator Pondok Puncak Jati Lembah Hijau, Opin Nuham, bersama para pemuda kreatif setempat.

Bernard Indouw saat menyerahkan hadiah Juara II kepada Agus Wanma, Kordinator Pondok Hias Natal Bukit Sion Syoribo
Bernard Indouw saat menyerahkan hadiah Juara III kepada Dedy Sugianto Kordinator Pondok Cobra Brawijaya

Selain juara utama, panitia juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lainnya. Juara II diraih Pondok Bukit Sion yang menerima uang tunai Rp18 juta, sementara Juara III diberikan kepada Pondok Cobra (Brawijaya) dengan hadiah Rp15 juta.

Panitia turut memberikan penghargaan kepada Juara Harapan, yakni Pondok Daud (Bukit Doa), berupa uang tunai Rp10 juta. Adapun Juara Favorit diraih Pondok Hias Kampung Hing Maruni dengan hadiah Rp8 juta.

 

Sebagai bentuk apresiasi, sebanyak 25 pondok lainnya menerima penghargaan berupa uang tunai masing-masing Rp1 juta. Tak hanya itu, dari total 85 peserta lomba, seluruh peserta juga mendapatkan uang tunai sebesar Rp500 ribu serta satu karton minuman sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas partisipasi mereka.

Bernard Indouw menjelaskan bahwa penilaian lomba tahun ini menitikberatkan pada aspek keberlanjutan lingkungan. Penggunaan material alami dan bahan daur ulang menjadi poin penting agar perayaan Natal tetap semarak tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Karya seni ini merupakan wujud kreativitas budaya yang patut diapresiasi. Melalui seni, masyarakat tidak hanya memperindah kota, tetapi juga memuliakan Tuhan dengan menjaga kelestarian alam,” ujar Bernard usai penyerahan hadiah kepada juara utama, Rabu (31/12/2025).

Ia juga berpesan agar hadiah uang tunai dimanfaatkan secara bijak, baik untuk pengembangan kreativitas seni maupun untuk membantu perekonomian keluarga.
“Harapan saya, hadiah ini digunakan dengan penuh tanggung jawab.

Bertepatan dengan malam pergantian tahun, manfaatkan dengan rasa syukur kepada Tuhan dan jauhi hal-hal negatif,” katanya.
Koordinator Pondok Puncak Jati Lembah Hijau, Opin Nuham, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bernard Indouw yang dinilai mampu mendorong semangat kreativitas generasi muda di Manokwari.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bernard Indouw atas terselenggaranya lomba ini. Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak muda untuk menuangkan ide, gagasan, dan kreativitas dalam mengisi suasana Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Koordinator Pondok Daud Bukit Doa, Ruben Sawen. Ia menilai lomba tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berkarya dan menjauhkan diri dari aktivitas negatif.

“Kami bersyukur atas inisiatif ini. Lomba pondok hias memberi kesempatan kepada generasi muda untuk berkreasi melalui seni, sekaligus memuliakan nama Tuhan. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depan,” katanya. (red/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *