DAP Tegaskan Plt Ketua DAP III Doberay Ialah Markus Waran, Tepis Isu Dualisme

DAP Tegaskan Plt Ketua DAP III Doberay Ialah Markus Waran, Tepis Isu Dualisme

Markus Waran, Plt. Ketua DAP Wilayah III Doberay

Manokwari, doberainews – Dewan Adat Papua (DAP) menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay adalah Markus Waran, yang juga menjabat sebagai Ketua DAP Kabupaten Manokwari Selatan. Penegasan ini sekaligus membantah isu dualisme kepemimpinan di tubuh DAP III Doberay.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DAP, Yan Christian Warinussy, SH, berdasarkan arahan Ketua DAP Mananwir Yan Piter Yarangga. Ia menyatakan bahwa penunjukan Markus Waran sebagai Plt Ketua DAP III Doberay dilakukan untuk menggantikan almarhum Keliopas Meidodaga.

“Berdasarkan arahan Ketua DAP, Pelaksana Tugas Ketua DAP Wilayah III Doberay adalah Markus Waran. Penugasan ini sah dan sesuai mekanisme organisasi adat,” tegas Yan Christian Warinussy kepada media ini, Kamis (18/12/2025)

Ia menjelaskan, tugas utama Markus Waran adalah mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) Wilayah III Doberay yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026 di Manokwari, guna memilih Ketua DAP III Doberay yang definitif.

Sementara itu, Plt Ketua DAP III Doberay Markus Waran menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay, baik di Provinsi Papua Barat maupun Papua Barat Daya.
Penegasan tersebut disampaikan Markus untuk meluruskan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat adat pasca wafatnya Ketua DAP III Doberay, almarhum Keliopas Meidodaga.

Markus Waran merupakan Kepala Suku Atam Kabupaten Manokwari Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Papua Kabupaten Manokwari Selatan. Ia ditunjuk secara resmi oleh Dewan Adat Papua sebagai Plt Ketua DAP III Doberay dengan mandat utama mempersiapkan Konferensi Wilayah DAP III Doberay.

“Saya tegaskan, tidak ada dualisme Dewan Adat Papua di wilayah Papua Barat maupun Papua Barat Daya. Semua proses berjalan sesuai mekanisme adat dan organisasi,” ujar Markus Waran kepada doberainews, Selasa (10/12).

Ia menepis informasi mengenai adanya kepemimpinan ganda di tubuh DAP III Doberay. Menurutnya, seluruh dewan adat daerah tetap berada dalam satu garis koordinasi sambil menunggu pelaksanaan Konferensi Wilayah sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan adat.

Selain itu, Markus mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan kantor DAP III Doberay yang representatif dan mandiri, guna menjangkau wilayah Manokwari Raya dan Sorong Raya sebagai wilayah adat Doberay.
“Kita menyadari DAP Doberay yang mencakup dua provinsi di wilayah Kepala Burung perlu memiliki kantor yang representatif dan mandiri, di luar Kantor DAP Manokwari,” jelasnya.

Ia memastikan konsolidasi dengan seluruh dewan adat daerah terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan pemilihan Ketua DAP III Doberay definitif melalui Konferensi Wilayah.

Markus juga mengimbau seluruh suku-suku di wilayah adat Doberay, baik di Provinsi Papua Barat maupun Papua Barat Daya, agar tetap tenang, solid, dan menjaga persatuan hingga pelaksanaan Konferensi Wilayah DAP III Doberay.
(red/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *