Manokwari, doberainews – Menyongsong HUT RI ke 80 Tahun pada 17 Agustus 2025 mendatang, PDM Papua Barat gelar Turnamen Sepak Bola antar pemuda di Kabupaten Manokwari.
Ketua PDM Papua Barat, Thomas Sanadi menerangkan Turnamen Pemuda Dominggus Mandacan Cup digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke 80 Tahun pada 17 Agustus 2025 mendatang.
“Melalui turnamen ini, kita ini mencari, menggali, mempersiapkan potensi bibit – bibit unggul sepak bola di Papua Barat agar bakat sepak bola terus berkembang mengisi pembangunan olahraga di Papua Barat,”ucap Thomas Sanadi kepada media ini, Selasa (10/6/2025).
Thomas mengatakan, Turnamen Sepak Bola setengah Kompetisi ini akan di gelar pada pertengahan Juni 2025 di Lapangan Sepak Bola Biryosi Manokwari.
“Kita undang seluruh pemuda di Manokwari melalui tim – tim antar komplek untuk mendaftar. Khusus kepada tim yang belum pernah ikut liga 4, atau 3, 2 dan 1,”ujarnya.
Thomas menambahkan Turnamen ini dilakukan sebagai bentuk sportif dan dukungan kepada Bapak Gubernur dan wakil Gubernur dalam melaksanakan pembangunan olahraga di Papua Barat.
“Bukan saja kegiatan bola kaki, kami juga berupaya mendorong kegiatan – kegiatan yang akan membantu pemerintah dalam mewujudkan Papua Barat yang aman dan damai, dan memiliki pemuda yang aktif dalam kegiatan kegiatan yang berdampak terhadap pembangunan Pemuda yang membuat harum nama papua barat yang kita cintai,”tuturnya.
Dijelaskan, berpatokan kepada Moto Gubernur Papua Barat, yakni
Membagun dengan hati, mempersatukan dengan kasih” menjadi sprit yang mendorong
kita untuk membagun pemuda dengan hati mempersatukan dengan kasih menuju Indonesia emas.
“Bahwasannya, pemuda sehat negara kuat menuju Indonesia emas yang kita harapkan bersama,”imbuhnya.
Ketua PDM Papua Barat mengharapkan dukungan dari semua pihak, pecinta olahraga sepak bola di Provinsi Papua Barat.
“Sebagai pemuda yang punya keterbatasan, kami minta doa dan restu dari kepala daerah dan juga seluru masyarakat, kiranya lewat kegiatan ini apa yang kita harapkan bersama menuju Indonesia emas dapat terlaksakan,’tukasnya. (red/dn)





















