Dalam Waktu Dekat, Pansel Akan Umumkan Hasil Seleksi DPRP Papua Barat

Dalam Waktu Dekat, Pansel Akan Umumkan Hasil Seleksi DPRP Papua Barat

Kepala Kesbangpol Papua Barat, Dr. Muhammad Rossa Thamrin Payapo

Manokwari, doberainews – Panitia Seleksi dipastikan akan mengumumkan hasil seleksi calon DPRP Papua Barat jalur pengangkatan Periode 2024 – 2029 dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Papua Barat, Dr. Muhammad Rossa Thamrin Payapo di ruang kerjanya, Rabu (13/2/2024).

Thamrin menerangkan Pansel memiliki kewenangan penuh untuk menunda atau mengumumkan tahapan seleksi setelah mempertimbangkan berbagai hal termasuk keamanan, ketertibaan dan keamanan Pansel selaku pelaksana seleksi.

Pengunduran tahapan pengumaman hasil seleksi dikarenakan bertepatan dengan HUT PI di Tanah Papua sehingga Pansel menjadwalkan untuk pengumuman diatas tanggal tersebut. Alasan lainnya, masalah keamanan Pansel dan gangguan psikis dari Pansel akibat aksi protes, dan aksi pelang memalang yang menyebabkan sebagian Pansel merasa tidak nyaman sehingga pergi meninggalkan tugas rekapitulasi penilaian.

Disisi lain, rencana pengumaman bertepatan dengan pelantikan gubernur definitif yang dijadwalkan pada tanggal 6 Februari 2025 kemarin, namun diundurkan sehingga Pansel akan menjadwalkan ulang dalam waktu dekat.

“Dalam Minggu ini atau Minggu depan sudah diumumkan. Sebelum Bapak Gubernur definitif dilantik, sudah bisa diumumkan. Kami harapkan masyarakat semua mendukung proses sehingga bisa diumumkan dalam waktu dekat,”ucap Payapo.

Kepala Kesbangpol Papua Barat ini mengungkap seluruh tahapan seleksi telah dilakukan Pansel termasuk tahapan konsultasi dengan pemerintah Provinsi Papua Barat dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia.

“Tahapan sudah selesai, baik seleksi maupun konsultasi dengan pemerintah. Tinggal menunggu Pleno penetapan dan pengumuman hasil seleksi,”jelasnya.

Setelah penetapan hasil, Pansel diberikan waktu tiga bulan untuk melaporkan seluruh laporan penyelenggaraan seleksi termasuk mengawal proses hingga pelantikan. “Pansel masih diberikan tambahan waktu 3 bulan lagi bekerja. Apabila ada proses gugatan, Pansel akan mengawal hingga putusan Incrah di pengadilan,” tukasnya.

Mantan Sekretaris KPU Papua Barat ini meminta semua pihak untuk menghormati hasil seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi. Menurutnya, Pansel telah bekerja secara profesional, transparan dan penuh tanggungjawab sesuai dengan regulasi dan indikator penilaian yang ditetapkan.

“Kami pastikan bahwa Pansel bekerja profesional, dan penuh integritas. Pansel terdiri dari orang – orang Akademisi, ada profesor dari IPDN Jatinangor, Ketua Pansel sendiri merupakan wakil Rektor IV Unipa, akademisi dari STIH, birokrat serta perwakilan BP3OKP sehingga integritas dan profesionalnya sangat teruji. Tidak ada titipan dari pihak manapun, termasuk dari pemerintah. Calon yang lolos seleksi adalah anak – anak Papua Barat terbaik yang akan mewakili masyarakat dalam DPRP,”bebernya.

Kaban Kesbangpol menambahkan anggaran penyelenggaraan seleksi DPRP Papua Barat yang terbatas membuat Kesbangpol tidak dapat mengambil langkah proteksi dalam mengamankan panitia seleksi apabila terjadi protes dan aksi anarkis dari masyarakat.

Diakui, sesuai dangan rencana anggaran yang diusulkan senilai 3,7 Miliar rupiah namun dialokasikan Pemprov sebesar 2 Miliar dengan kerja – kerja Pansel selama 3 bulan, mulai dari tahapan sosialisasi di 7 Kabupaten se Papua Barat hingga tahapan seleksi sementara untuk anggaran pengamanan dan evakuasi pansel ditalangi dari pos anggaran lainnya.

“Kami harapkan ada penambahan anggaran untuk kami bisa kover berbagai agenda yang tidak terkover dalam Pagu anggaran. Baik anggaran pengamanan, buka palang kantor dan sebagainya yang ditalangi dari sumber – sumber lainnya. Kami harap, masyarakat mendukung tahapan dan proses penguman hasil sehingga tidak berlarut – larut tetapi sesegera mungkin bisa diumumkan,”harapnya. (red/dn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *