Sorong, doberainews – Dewan Adat Suku Maya memberikan dukungan penuh kepada Yulianus Thebu,S.Si.,M.Si mewakili suku Maya dalam seleksi DPRP Papua Barat Daya periode 2024 – 2029.
“Saya Bram Klasin Juru Bicara DAS Maya atas nama 12 suku asli di raja Ampat Salawati, Batanta, Waigeo dan Misool mendukung dan memberikan hak penuh kepada Saudara Yulianus Thebu untuk diangkat menjadi anggota DPRP Provinsi Papua Barat Daya mewakili masyarakat Raja Ampat,”ucap Bram Klasin dalam rilis kepada media ini, Rabu (22/1/2024).
Bram mengungkap, Yulianus Thebu merupakan salah satu anggota MRP Papua Barat yang saat itu, bersuara lantang di Media massa untuk memperjuangkan Pemekaran Papua Barat Daya, sehingga harus diberikan kesempatan untuk menduduki jabatan DPRP PBD.
“Kami menilai Pak Thebu, sebagai anak adat Suku Maya yang memiliki integritas tinggi sehingga masuk tim 5 MRPB untuk bertemu Pak Presiden Jokowi tanggal 25 April 2022 di istana negara dalam rangka penyampaian aspirasi menerima Otsus dan pemekaran Papua Barat Daya.
Selain itu, Pak Thebu juga salah satu tokoh Adat Raja Ampat yang memiliki kualitas SDM yang tidak diragukan lagi, rekam jejak pendidikan sangat jelas, pernah menjadi Anggota MRP, pimpinan SKPD di Kabupaten Raja Ampat, bekerja d LSM Internasional dari Wamena, Tambrauw sampai Raja Ampat, tahu persis tentang kondisi geografis Raja Ampat, mengenal masyarakat adat, dan juga sebagai Ketua LMA Ambel Raja Ampat.
Tak hanya itu, Bram mengungkap Pak Thebu memiliki sejumlah jejerang internasional, dia pernah terlibat dalam penelitian yang dilakukan pakar di dunia di Raja Ampat, pernah training ke California University State dan di kementerian lingkungan hidup Jepang, ke Malaysia dan Papua New Guinea. Selain itu, ia juga terlibat dalam semua kegiatan konservasi dan pariwisata Raja Ampat.
Dari semua itu sdra Yulianus Thebu, S.Si, M.Si yang masih kuliah ilmu lingkungan pada program Doktor Universitas Papua, sebagai anak asli suku asli raja Ampat sangat layak untuk diangkat menjadi anggota DPRP Papua Barat Daya.
Dengan sejuta pengalaman tersebut, kami harap Pansel pertimbangkan dalam seleksi calon Anggota DPRP Barat Daya, masa bakti 2024 – 2029.
Terakhir, Bram menyampaikan terima kasih kepada Panitia Seleksi yang telah mengakomodir perwakilan Adat Adat Maya Raja Ampat dalam seleksi DPR Papua Barat Daya.
“Atas nama Masyarakat Adat Maya, kami sampaikan terima kasih kepada Pansel yang sudah mengakomodir utusan kami demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua di Raja Ampat dan Papua Barat Daya,”pungkasnya. (rls)





















