Kenali Sosok Imam Syafi’i, Cawabup Pasangan Manis, Anak Dari Haji Abdul Gani, Tokoh Muslim Di Mansel

Kenali Sosok Imam Syafi'i, Cawabup Pasangan Manis, Anak Dari Haji Abdul Gani, Tokoh Muslim Di Mansel

Foto Pasangan Manis, Maxsi Nelson Ahoren (Kiri) dan Imam Syafi'i, (Kanan) Calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Manokwari Selatan

Manokwari, doberainews – Imam Syafi’i, sosok yang mendampingi Mantan Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren dalam Bursa calon Bupati dan wakil Bupati di Kabupaten Manokwari Selatan periode 2024 – 2029.

Imam Syafi’i, merupakan anak kedua dari pasangan Haji Abdul Gani dan Haja Nursida. Haji Abdul Gani merupakan warga transmigran pertama di Oransbari Manokwari Selatan (Sebelumnya Kabupaten Manokwari) pada tahun 1972 bersama dengan warga lainnya dalam program transmigrasi.

Imam Syafi’i, dilahirkan di Oransbari (Kampung Sidomulyo) Manokwari Selatan pada tahun 1974. Imam menamatkan pendidikan sekolah dasar di SD Inpres Sidomulyo Oransbari, dan melanjutkan ke SMP Negeri Oransbari.

Imam Syafi’i kemudian melanjutkan pendidikan menangah atas di Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) di Kota Manokwari. Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Akademi Pertanian Thomas Aquino Jayapura dan menyelesaikan strata satu (S1) di Surabaya, Jawa Timur.

Sejak kecil, Imam telah menunjukan dedikasi yang tinggi dalam membantu orang tuanya sebagai petani. Selain sebagai petani, Imam telah menunjukan ketertarikan dengan bisnis dan usaha. Dengan motivasi yang tinggi itu, membawa Imam untuk melangkah lebih jauh dalam dunia usaha dan bisnis.

Dengan kemampuan manajemen dan bisnis yang baik, membawa Imam menjadi salah satu orang yang dipercayakan oleh Mantan Bupati Jayawijaya kala itu, Lucas Enembe. Ia menjadi sekretaris pribadi Lucas Enembe sejak dari Bupati Jayawijaya hingga Gubernur Papua, dua periode.

Karier Imam Syafi’i dalam dunia bisnis terus melonjak naik hingga ia menjadi salah satu sosok yang mandiri dalam mengelola bisnis yang sukses di Jayapura, Provinsi Papua.

Kini, ia terpanggil kembali untuk membangun Tanah Kelahirannya, Manokwari Selatan mendampingi Mantan Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren dalam ajang Pilkada Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Imam Syafi’i yang ditemui media ini, mengaku sosok Maxsi Nelson Ahoren dan dirinya merupakan kolaborasi yang simetris dalam membangun Kabupaten Manokwari Selatan.

“Pak Maxsi, inikan basicnya Ekonomi, sementara saya sendiri basicnya Pertanian dan peternakan, tetapi juga sebagai enterpreneur sehingga kita bisa berkolaborasi untuk membangun, menggarap dan mengelola potensi pertanian, potensi peternakan menjadi lumbung perekonomian di Manokwari Selatan,”ucap Imam Syafi’i.

Dijelaskan pertanian di Manokwari Selatan, secara khusus di Distrik Oransbari, Distrik Ransiki memiliki potensi pertanian yang sangat potensial dan menjanjikan.

“Ini potensi yang luar biasa, tinggal kita kelola dengan daya saing yang tinggi, sudah bisa menghasilkan PAD bagi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Manokwari Selatan,”ungkapnya.

“Potensi Padi di Manokwari Selatan ini bisa menjadi lumbung padi bagi daerah. Kalau dikelola dengan baik, tidak perlu kita impor beras dari luar untuk jatah pegawai, tapi kita ambil dari potensi petani lokal untuk membayar jatah beras pegawai,”sambungnya.

Selain pertanian, dia melihat potensi peternakan, perikanan dan kelautan juga cukup menjanjikan sehingga jika dikelola dengan baik akan menghasilkan pundi – pundi ekonomi bagi daerah.

Selain itu, Imam Syafi’i menambahkan kolaborasinya dengan Maxsi Nelson Ahoren yang merupakan mantan Kepala Unit Cabang Bank BRI Bintuni, tentu sudah berfikir untuk memberdayakan pengusaha Papua di Kabupaten Manokwari Selatan.

“Pak Calon Bupati, Pak Maxsi ini mantan orang Bank, dan saya sendiri basicnya enterpreneur jadi kita sudah berfikir bagaimana cara untuk mengembangkan pengusaha Papua di Manokwari Selatan,”tuturnya.

“Sayabdengan Pak Calon Bupati sudah sepakat, bahwa kita akan akomodir anak – anak asli Papua yang berkecimpung di dunia usaha, wirausaha dan kontraktor. Kita akan bantu mereka supaya mereka dapat pekerjaan, mereka bisa bertumbuh dan bersaing dalam membangun daerah, sekaligus memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan,”pungkasnya. (red/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *