Pegaf, doberainews – Pencari Kerja (Pencaker) Kabupaten Pegunungan Arfak gelar Aksi unjuk rasa menolak seleksi CSNA Tahun 2024 secara online.
Kordinator Pencari Kerja (Pencaker) Kabupaten Pegunungan Arfak, Nelson Sijo Salabai meminta Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak untuk mengambil kebijakan Afirmatif dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Kami minta dan desak Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, secara khusus BKD untuk berkordinasi dengan KemenPAN RB untuk memberikan kebijakan khusus agar seleksi CASN tahun 2024 digelar secara offline atau manual,”ucap Nelson Sijo Salabai kepada media ini usai menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Rabu (21/8/2024).
Dia menerangkan Kabupaten pegunungan Arfak sebagai DOB Baru (Pemekaran) sehingga membutuhkan Kebijakan khusus. Disisi lain, kondisi jaringan Internet yang belum memadai sehingga perlu diberikan kebijakan khusus. Disamping itu, jumlah tenaga kerja yang cukup banyak di Pegaf sehingga perlu diberikan ruang agar mampu merekrut putra – putri melalui seleksi secara manual.
Seusia informasi, kata Nelson Formasi CASN Tahun 2024 yang di berikan kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 1.400 kuota karena itu dia meminta Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak memprioritaskan Orang asli Papua (OAP) sesuai amanat undang-undang otsus.
“Kami kami minta supaya tes secara manual di Kabupaten Pegaf, kami tolak online, jika pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak dan BKD tidak lanjutkan apa yang kami sampaikan, maka kami akan melakukan konsolidasi di 10 distrik dan kami melakukan demo besar- besaran di lingkungan pemerintah kabupaten pegunungan arfak,” ujar Salabai
Nelson berharap pemerintah daerah dapat merespon aspirasi pencaker di Pegaf. “harapan kami ada kebijakan khusus agar semua pencaker di Pegaf bisa diprioritaskan dalam seleksi CASN Tahun 2024,”pungkasnya.
Pewarta Demas Ahoren
Editor Redaksi





















