Pegaf, doberainews – Gus Muhaimin atau Abdul Muhaimin Iskandar diminta untuk memimpin kembali sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum DPP PKB) periode 2024-2029.
Hal itu dikemukakan oleh Ketua DPC PKB Pegunungan Arfak menjelang pelaksanaan Muktamar PKB 2024 di Bali, 24-25 Agustus 2024.
“Hasil pleno PKB Pegunungan Arfak pada hari Senin 15 Agustus, telah disepakati secara musyawarah mufakat mendukung kembali Gus Muhaimin sebagai Ketum PKB,” kata Seblon Kowi selaku ketua DPC PKB Pegaf di Anggi kepada pers, Senin 19/8/2024.
Pleno DPC PKB Pegunungan Arfak dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, Dewan Syuro, dan badan otonom, seperti Perempuan Bangsa dan Garda Bangsa.
Menurut Seblon, pelaksanaan Muktamar adalah Permusyawaratan Tertinggi di partai di tingkat pusat yang dilaksanakan lima (5) tahun sekali berdasarkan aturan ketentuan pasal 16 ayat 2 dan pasal 72 dan 73 Anggaran Rumah Tangga PKB.
perolehan suara dan kursi di DPR dan DPRD se Indonesia. Di DPR misalnya, PKB meraih 68 kursi (16.115.358 suara) pada Pemilu 2024 atau naik dari sebelumnya 58 kursi pada Pemilu 2019.
PKB Pegaf juga berpandangan, pencalonan Gus Muhaimin sebagai Calon Wakil Presiden 2024 berpasangan dengan Anies Baswedan adalah langkah tepat dan bermartabat.
“Langkah Gus Muhaimin maju sebagai Cawapres berdampak positif dalam menaikkan citra dan marwah partai sekaligus menambah semangat optimisme pengurus dan kader untuk memperjuangkan kemenangan PKB.” lanjut Seblon.
Hasil pleno PKB Pegaf mengusulkan Gus Muhaimin kembali maju sebagai Calon Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia pada tahun 2029 mendatang. (rls)





















