Uskup Hilarion Lantik DPP Paroki St. Yoseph Ayawasi: Kobarkan Semangat Pengharapan dalam Pelayanan

Uskup Hilarion Lantik DPP Paroki St. Yoseph Ayawasi: Kobarkan Semangat Pengharapan dalam Pelayanan

Perayaan Ekaristi dan Pelantikan Dewan Pengurus DPP Paroki St. Yoseph Aywasi masa Bakti 2025 - 2028

Maybrat, doberainews – Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, memimpin Perayaan Ekaristi Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus dan sekaligus melantik Dewan Pengurus Paroki (DPP) St. Yoseph Ayawasi masa bakti 2025–2028, pada Jumat, 27 Juni 2025 di Gereja Katolik St. Yospeh Ayawasi.

Pelantikan tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Uskup Manokwari-Sorong Nomor: 20904/A52.VI.25.HDL tentang penetapan struktur dan kepengurusan DPP Paroki St. Yoseph Ayawasi.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh harapan, Uskup Hilarion menetapkan Apolos Taa sebagai Ketua DPP bersama tim yang terdiri dari dua bidang besar dan 27 seksi. Bidang Pelayanan membawahi 14 seksi, sementara Bidang Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan membawahi 12 seksi lainnya.

Struktur kepengurusan yang inklusif ini melibatkan berbagai unsur umat, termasuk kaum muda, tokoh masyarakat, Biarawan-Biarawati, ASN, serta perwakilan DPRK, sebagai wujud nyata persatuan dalam iman Katolik di wilayah Paroki Ayawasi.

Turut hadir dan menyaksikan pelantikan, antara lain Bupati Maybrat Karel Murafer, Sekda Ferdinandus Taa, para ketua klasis dari Aifat, Ayamaru, dan Aitinyo, serta sejumlah undangan lainnya dalam rangkaian acara peresmian Pastoran Paroki St. Yoseph Ayawasi yang berlangsung usai Misa dan pelantikan.

Dalam homilinya, Uskup Hilarion mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada para pengurus yang telah bersedia mengabdikan diri untuk pelayanan gereja secara sukarela. Ia menekankan bahwa kepemimpinan dalam gereja harus berlandaskan semangat sinodalitas, kebersamaan, dan kerja sama.

Namun lebih dari itu, Uskup Hilarion mengajak seluruh pengurus dan umat untuk menghidupkan terus api pengharapan dalam perjalanan Gereja Katolik, terutama di tengah berbagai tantangan pelayanan.

“Tahun pengharapan itu adalah ciri dari sinodalitas, yakni berjalan bersama namun dilandasi keutamaan Kristiani, yaitu harapan. Orang Katolik tidak boleh kehilangan harapan, termasuk pengurus dewan paroki ini juga,” pesan Uskup.

“Saya menitipkan satu pesan: kobarkan terus semangat pengharapan itu. Jangan padam. Itulah yang akan menuntun langkah pelayanan kita ke depan,” tutupnya penuh harap.

Dengan semangat pengharapan dan keterlibatan umat yang luas, DPP Paroki St. Yoseph Ayawasi diharapkan menjadi penggerak pelayanan yang tangguh dan mampu menghadirkan Gereja yang semakin hidup, solider, dan penuh kasih.
Pewarta Charles Fatie
Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *