PDI-P Usung Hermus Gandeng Mugiyono Di Pilbup Manokwari, Manibuy Di Bintuni, Dan Petahana Di Wondama dan Kaimana

PDI-P Usung Hermus Gandeng Mugiyono Di Pilbup Manokwari, Manibuy Di Bintuni, Dan Petahana Di Wondama dan Kaimana

Manokwari, doberainews – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengusung Petahana Bupati Manokwari Hermus Indou berpasangan dengan Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono dalam Pilkada Kabupaten Manokwari pada 27 November 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD PDI-Perjuangan Papua Barat, Markus Waran usai menggelar rapat pleno bersama jajaran Pengurus DPD PDI- Perjuangan Papua Barat, Selasa 25 Juni 2024.

Rapat Pleno DPD PDI-Perjuangan Papua Barat

Ketua DPD PDI-P Papua Barat, Markus Waran mengungkap berdasarkan hasil Rakerdasus Pilkada DPD PDI-P Papua Barat dan Papua Barat Daya yang digelar pada 19 Juni 2024 di Aston Nii Manokwari telah mengusulkan para bakal calon Bupati di 7 Kabupaten Se Papua Barat.

Di Kabupaten Manokwari, Partai PDI Perjungan mengusung Hermus Indou berpasangan dengan Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono yang juga merupakan anggota DPRD Papua Barat.

Hasil Rakerdasus PDI-Perjuangan untuk calon Bupati Kabupaten Manokwari ialah Incamben Hermus Indou dan Wakilnya H. Mugiyono dari Partai PKS.

“Saat ini kita akan membangun komunikasi antara PDI-Perjuangan dan PKS demi kepentingan masyarakat dan kepentingan bangsa. Memang ada hal – hal prinsip yang akan kita lihat dan kita bicarakan dalam komunikasi politik bersama kedepan,”ucap Markus Waran menjawab pertanyaan wartawan.

“Sudah clear dan clean, Pak Hermus pasangan dengan Pak Mugiyono. Kita berdoa supaya aspirasi rakyat Papua yang diperjuangkan MRP ke Presiden berhasil maka ada perubahan kebijakan yang memungkinkan bupati dan wakil Bupati di Tanah Papua harus orang asli Papua (OAP).
Jika berhasil tentu partai juga memiliki sikap untuk mengusung Bupati dan wakil Bupati dari kalangan Orang Asli Papua,”tutur menambahkan.

Selain Manokwari, Markus mengungkap untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, PDI-Perjuangan mengusulkan Marinus Mandacan sebagai Calon Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak.

Di Manokwari Selatan, Markus mengungkap dari dua bakal calon yang mendaftar, yakni Maxsi Nelson Ahoren dan Bernad Mandacan namun DPP memprioritaskan kader sehingga dipastikan DPP Partai akan memberikan rekomendasi kepada kader internal.

Dari dua calon tersebut, setelah dilakukan verifikasi ternyata Bernad Mandacan pernah memiliki KTA PDIP dan pernah menjadi pengurus anak ranting Pengurus DPC PDI-P sehingga DPP Partai menaruh prioritas kepada kader internal.

“Dalam waktu dekat, kita sudah terbitkan rekomendasi dari PDI-P kepada pasangan Bernad Mandacan dan Mesak Inyomusi di Manokwari Selatan”ucapnya.

Prioritas kader internal yang sama juga berlaku untuk calon Bupati dari Kabupaten Teluk Bintuni, dan Fakfak. Sementara Teluk Wondama dan Kabupaten Kaimana mengambil wakil dari kalangan kader internal PDI-Perjuangan.

Sesuai arahan DPP Partai PDI-Perjuangan, usulkan anggota DPRD Papua Barat, Robert Manibuy. Ia telah mendapat surat tugas dari DPP PDI-P. Sementara di Fakfak, kita usulkan Sale Siknun, wakil Ketua DPRD Papua Barat dari Partai PDI-P sebagai Calon Bupati Fakfak.

Sedangkan di Kabupaten Kaimana, PDI- P mengusulkan Inkamben Bupati Kaimana Fredy Thie berpasangan dengan wakil dari kader Internal PDI-Perjuangan.

Hal yang sama juga di Kabupaten Teluk Wondama, PDI-Perjuangan mengusulkan Petahana Hendrik Mambor berpasangan dengan wakilnya Andarias Kayukatui.

Andreas Kayukatui disebut merupakan kader PDI-P namun terjadi dinamika politik di Kabupaten Teluk Wondama sehingga bergabung dengan beberapa parpol lainnya. Kini Andreas Kayukatui telah bergabung kembali bersama koalisi PDI-P untuk maju bersama Handrik Mambor di Pilkada Teluk Wondama. (Red/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *