Wasior, doberainews – Roberth Gayus Baibaba, S.Sos, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Teluk Wondama periode 2025–2030. Politikus yang kini duduk di DPRK Teluk Wondama itu sebelumnya dikenal sebagai mantan Ketua KPU Kabupaten Teluk Wondama selama dua periode sebelum terjun ke dunia politik.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat Markus Waran yang juga mengesahkan struktur lengkap pengurus DPC Teluk Wondama. Dalam kepengurusan ini, Marinus Korwam ditetapkan sebagai sekretaris dan Anjas Nasrullah sebagai bendahara.
Gayus terpilih melalui Konferensi Cabang (Konfercab) yang dipimpin langsung Markus Waran didampingi Sekretaris DPD Benny Supit serta Bendahara DPD.
Dalam sambutannya, Gayus menegaskan komitmennya membesarkan PDI Perjuangan di “Negeri Peradaban” Teluk Wondama. Ia menilai rekam jejak PDI Perjuangan sebagai partai pelopor pembangunan bangsa harus tercermin dalam kemenangan Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.
“Target ke depan, PDI Perjuangan memiliki fraksi sendiri dan mengambil alih palu sidang di DPRK Teluk Wondama,” tegasnya.
Saat ini, PDI Perjuangan tergabung dalam Fraksi Harapan Rakyat bersama Hanura, PAN, dan Demokrat. Untuk Pemilu 2029, ia menargetkan setiap daerah pemilihan minimal satu kursi ditambah satu kursi tambahan untuk dapat membentuk fraksi secara mandiri.
Soal Pilkada, Gayus menyampaikan strategi politik akan menyesuaikan mekanisme nasional yang tengah dibahas, apakah pemilihan kepala daerah tetap langsung atau kembali melalui DPRD.
“Jika DPRD yang memilih, maka kemenangan Pileg menjadi barometer Pilkada. Kalau langsung seperti sekarang, target kita sudah ada dan akan diwujudkan melalui kerja strategis,” katanya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat Markus Waran mengingatkan agar struktur baru betul-betul bekerja untuk rakyat.
“Kepengurusan baru harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pemilu,” ujar Waran.
Menurutnya, PDI Perjuangan memiliki peluang besar memperluas basis dukungan dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Wondama. (red/rls)





















