Manokwari, doberainews – Aktivis kemahasiswaan Universitas Caritas Indonesia, Thomas Sanadi, menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya pemilihan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025–2026.
Menurut Thomas, pemilihan MPM dan BEM merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk menentukan arah organisasi kemahasiswaan sekaligus memastikan aspirasinya terwakili di dalam kampus.
“Pemilihan ini adalah ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai calon pengurus maupun pemilih. Kami menghargai semangat yang ditunjukkan seluruh mahasiswa,” ucap Thomas kepada media ini, Rabu (10/12/2025).
Thomas berharap pelaksanaan pemilihan berjalan lancar, adil, dan transparan sehingga menghasilkan kepengurusan yang berintegritas serta memiliki komitmen kuat untuk memajukan kampus.
Ketua panitia pemilihan, Rusmanudin Kelkusa yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga proses pemilihan pengurus BEM dan MPM yang demokratis dan inklusif.
“Kami memastikan seluruh tahapan pemilihan dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan melibatkan semua mahasiswa,” kata Rusmanudin.
Ia menjelaskan pelaksanaan Pemilihan ditargetkan terlaksana pada 17 Desember 2025 dengan tahapan pendaftaran pada 9-12 Desember 2025 dan debat kandidat pada 13 Desember 2025.
“Harapan kami, kepengurusan yang terpilih mampu bekerja dengan hati dan membawa perubahan positif bagi Universitas Caritas Indonesia.”
Terakhir, Thomas menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kampus boleh kecil, tetapi nama harus besar,” tutup Thomas.
Campus may be small, but its name must be great. (red/dn)





















