Tokoh Perempuan Mbaham Matta Soroti Isu Kotak Kosong Dalam Pilgub Papua Barat

Tokoh Perempuan Mbaham Matta Soroti Isu Kotak Kosong Dalam Pilgub Papua Barat

Manokwari, doberainews – Tokoh Perempuan Asal Suku Mbaham Matta, Tuty Achmud Weripi  menanggapi terkait dengan  isu lawan kotak kosong pada pilkada serentak 2024 pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Papua Barat pasangan Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani pada 27 November ini.

Pasangan Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani (Doamu) berkunjung masyarakat ke Kabupaten/kota di Papua Barat antusias masyarakat menyambut kehadiran Calon pemimpin mereka ini.

Berkaitan isu kotak kosong, saya rasa itu  wajar – wajar saja dalam pesta demokrasi baik pemilihan, Gubernur, Wali kota maupun Bupati,” kata Tuty kepada media ini.

Dia menjelaskan isu yang berkembang ada kotak kosong melakukan aksi aksi di luar untuk melawan pasangan Doamu. Hal itu sebagai isu yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Saya minta kepada masyarakat yang punya hak memilih. Harus lebih bijak, teliti lagi melihat 5 tahun ke depan. Kalau kita memilih kotak kosong, kira kira aspirasi yang nanti kita bahwa untuk kosong,”ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat lebih bijak memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur yang bener benar bisa membawa aspirasi kita masyarakat di wilayah ini.

“Karena masyarakat, bertanya bertanya kalau kotak kosong menang, apa yang kita dapatkan dari kotak kosong. Namun sekarang masyarakat lebih  cerdas untuk  memilih sosok pemimpinnya bisa membawa aspirasi rakyatnya,”katanya.

Ia meminta, kepada pihak masyarakat Datang ke TPS menyalurkan hak suara memilih sosok pemimpin Pasangan calon yang untuk memimpin Papua Barat.

“Masyarakat jangan terpancing dengan isu terkait dengan kotak kosong. Silakan datang ke TPS menentukan pilihan untuk lima tahun mendatang,”ungkapnya.

Oleh karna itu, kalau ada oknum oknum yang memprovokasi masyarakat untuk mencoblos kotak kosong. Dirinya meminta kepada pihak KPU maupun Bawaslu.

“Agar dapat memproses hal itu. Sehingga kita memastikan ada permainan permainan yang di lakukan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, kalau terbukti harus di proses hukum berlaku,”pungkasnya.

Exit mobile version