Pertemuan Lintas Sektor Puskesmas Ransiki, Palayanan Mobil Puskemas dan Fasilitas Kesehatan Belum Memadai

Pertemuan Lintas Sektor Puskesmas Ransiki, Pelayanan Mobil Puskemas dan Fasilitas Kesehatan Belum Memadai

Pertemuan Lintas Sektor Puskesmas Ransiki bersama pimpinan dan staf Puskesmas serta Anggota DPRK Kabupaten Manokwari Selatan

Mansel, doberainews – Anggota DPRK Kabupaten Manokwari Selatan, Joni Saiba,SE,.MM., turut hadir dalam Pertemuan Lintas Sektor Puskemas Distrik Ransiki Manokwari Selatan, Rabu (28/5/2025).

Rapat tersebut membahas mutu pelayanan, serta kendala dalam pelayanan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Ransiki, Manokwari Selatan.

“Tadi dalam rapat bersama linter Sektor Puskemas di Ransiki bersama Kepala Puskemas dan staf, kita bahas berbagi hal terkait pelayanan rawat nginap, rawat jalan dan tindakan medis,”ucap Joni kepada media ini, Selasa (27/5/2025).

Dari rapat lintas sektor tersebut juga, kata Siaba 13 Kepala Kampung di Distrik Ransiki usulkan agar ada peningkatan pelayanan Puskesmas Ransiki, berubah status ke ruang rawat Inap. “Kepala Puskesmas terkendala dengan mobil ambulans deegan fasilitas kesehatan yang belum memadai,’katanya.

“Komisi A akan gelar RDP ke II dengan dinas kesehatan untuk memastikan bahwa program 2026 itu dijalankan seusia dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat,”ujarnya.

Joni memberikan apresiasi atas penanganan prima puskemas di Distrik Ransiki, walaupun dengan peralatan medis yang belum optimal namun penanganan sudah cukup baik.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan kepada Kepala Puskesmas dan tenaga Medis di Puskemas Ransiki, capaian kerja dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Joni Saiba.

Dipaparkan berbagai kendala yang diusulkan terkait pengadaan mobil puskemas serta obatan – obatan dan peralatan medis. “Kami akan sampai kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan guna menyiapkan sarana prasarana, mobil pengadaan mobil puskemas serta obat – obatan,”tuturnya.

Hasil rapat lintas sektor ini, kata Joni akan disampaikan kepada Pimpinan DPRK Kabupaten Manokwari Selatan agar ditindaklanjuti sesuai mekanisme DPR kepada pemerintah.

Joni menambahkan pelayanan Kesehatan merupakan salah satu sektor penting yang harus digenjot dalam kerangka implementasi UU Otonomi khusus di Tanah Papua.

“Kami harap alokasi dana Otsus 15 persen dialokasikan untuk membiayai kesehatan di Manokwari Selatan. Sebab masyarakat harus sehat, baru bisa melaksanakan pembangunan yang maju, dan sejahtera,”pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *