Manokwari, doberainews – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Open Atletik PASI Papua Barat 2025 resmi mempertandingkan 16 nomor lomba dari total 62 nomor resmi atletik di Indonesia. Gelaran yang berlangsung di Sport Center Unipa Manokwari ini diikuti 527 atlet dari empat provinsi di Tanah Papua: Papua Barat, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.
Sekretaris Pengprov PASI Papua Barat Septer Dimara mengatakan bahwa kondisi sarana dan prasarana yang tersedia hanya memungkinkan pelaksanaan 18 nomor lomba, namun pada Kejurprov kali ini hanya 16 nomor yang diikuti peserta.
“Dari total 62 nomor standar, kondisi lintasan memungkinkan 18 nomor. Tetapi yang dipertandingkan dan diikuti hari ini hanya 16 nomor,” ujar Septer saat diwawancarai, Rabu (19/11/2025)
Ia memastikan lintasan atletik Sport Center Unipa sudah representatif untuk kejuaraan provinsi.
“Lintasan tartan sudah sesuai standar IAAF atau World Athletics. Fasilitasnya cukup aman untuk semua nomor yang dipertandingkan,” tegasnya.
16 Nomor Lomba yang Dipertandingkan
Nomor-nomor yang dilombakan meliputi: 100 m putra/putri, 100 m gawang putra/putri, 200 m putra/putri, 400 m putra/putri, 800 m putra/putri, 1.500 m putra/putri, 5.000 m putra/putri, 10.000 m putra/putri, 4×100 m mix, estafet 4×100 m putra/putri, estafet 4×400 m putra/putri, 3.000 m halang rintang putra/putri, lompat jauh putra/putri, lempar lembing, tolak peluru, dan lempar cakram.
Sebanyak 276 medali diperebutkan di tiga kategori usia: Remaja (15–16 tahun), Junior (17–19 tahun) dan Senior (20–35 tahun)
PASI Nabire Apresiasi Kejurprov Papua Barat
Wakil Ketua Pengkab PASI Nabire Yahya Waita memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurprov ini. Meski mengakui masih ada kekurangan, ia menilai ajang ini sangat penting untuk memetakan bibit-bibit atletik berbakat.
“Melalui Kejurprov ini kita lihat potensi pemuda-pemudi berbakat di atletik. Banyak atlet muda yang tampil menonjol,” ujarnya.
Ia secara khusus menyoroti performa atlet dari Kabupaten Kaimana.
“Atlet Kaimana sangat potensial. PASI Provinsi Papua Barat perlu terus bina dan kembangkan mereka. Bakat mereka luar biasa,” tambahnya.
Yahya menegaskan bahwa usai Kejurprov ini, PASI Nabire akan menggelar lebih banyak kompetisi atletik di Papua Tengah.
“Kami pulang dengan satu tekad: membina atlet Nabire lebih serius. Kompetisi akan kami perbanyak,” tegasnya.
Pengkab PASI Nabire sendiri menurunkan 13 atlet yang bertanding di nomor:
100 m, 200 m, lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, dan lempar cakram. (red/dn)





















