Manokwari, doberainews – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Manokwari sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan wadah pengusaha lokal, merasa perlu menyampaikan sikap resmi terkait pembukaan gerai Alfamart di wilayah Manokwari.
Ketua Kadin Manokwari, Yakopi Yenu menerangkan kehadiran ritel modern dapat membawa peluang, namun juga berpotensi menimbulkan ancaman bagi pertumbuhan UMKM dan pedagang tradisional.
Menurutnya, peluang antara lain membuka lapangan kerja baru bagi putra-putri daerah, memberikan alternatif saluran distribusi bagi produk UMKM lokal, mendorong peningkatan standar layanan dan manajemen ritel di daerah.
Sementara tantangan atau ancaman antara lain potensi terdesaknya kios kecil, warung, dan pasar tradisional, perputaran uang daerah yang lebih banyak keluar ke pusat perusahaan, serta dominasi ritel modern yang tidak seimbang dengan kekuatan ekonomi lokal.
Atas dasar tersebut, Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Manokwari memberikan rekomendasi saran usulan sebagai berikut;
Pertama, mendorong pemerintah daerah untuk membuat aturan zonasi dan pembatasan jumlah gerai ritel modern agar tidak mematikan usaha tradisional.
Kedua, mengusulkan kewajiban Alfamart menyerap produk-produk UMKM dan hasil pertanian, perikanan, serta olahan khas Manokwari minimal 30% dari etalase produk lokal.
Ketiga, meminta prioritas tenaga kerja lokal minimal 70% dari total karyawan setiap gerai.
Keempat, mengajak manajemen Alfamart melakukan kerja sama kemitraan dengan UMKM dan koperasi lokal.
Kelima, mendorong pembentukan tim monitoring bersama Pemda, DPRD, asosiasi pasar, dan KADIN untuk mengawasi implementasi kebijakan tersebut.
Sebagai penutup, KADIN Manokwari tidak menolak hadirnya investasi ritel modern, namun kehadirannya harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha lokal, bukan justru melemahkan mereka.
Oleh sebab itu, KADIN akan terus berperan aktif sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengawal regulasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. (rls).
