Raja Ampat, doberainews – Bupati Raja Ampat bersama Wakil Bupati menghadiri langsung kegiatan pelayanan medis gratis yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II milik Yayasan Dokter Peduli, yang berlabuh di perairan Kampung Kabare, Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat.
Kehadiran kepala daerah bersama unsur Forkopimda merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pelayanan kesehatan gratis di wilayah terpencil dan sulit dijangkau fasilitas medis.
Bupati Raja Ampat,dalam sambutannya bersama Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Tim dan pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya komitmen dan dedikasi dari seluruh Koordinator Rumah Sakit Apung, WALUYA II, Yayasan Dokter Peduli Seluruh Tim Nusa Waluya II, BPJS Kesehatan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam program mulia ini.”ujar Bupati
Kepada Koordinator RSK Nusa Waluya II, kami juga menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Raja Ampat sebagai lokasi pelayanan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa program RSK Nusa Waluya II bukan sekedar pelayanan medis biasa, melainkan bentuk nyata dari kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan.
“Melalui misi sosial Yayasan Dokter Peduli, masyarakat Waigeo Utara kini dapat merasakan pelayanan medis yang berkualitas, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota dan mengeluarkan biaya besar,” tambahnya.
Bupati juga menekankan bahwa pelayanan RSK Nusa Waluya II sejalan dengan visi pembangunan Raja Ampat, yang tidak hanya menitikberatkan pada sektor pariwisata dan konservasi laut, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Setelah peresmian pelayanan medis, Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda menyempatkan diri mengunjungi pasar tradisional di Kampung Kabare untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang dan membeli hasil jualan masyarakat setempat. Mereka juga meninjau rumah yang akan digunakan sebagai dapur umum untuk menyediakan makanan gratis bagi anak-anak sekolah.
Kegiatan ini menandai sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam membangun pelayanan dasar yang merata, adil, dan berkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat.”tutup Bupati. (rls/Flx)
