Jefry Auparay, Salah Satu Penentu Arah Politik Keluarga Besar Saireri Di Manokwari dan Papua Barat, Mendukung Siapa?

Jefry Auparay, Salah Satu Penentu Arah Politik Keluarga Besar Saireri Di Manokwari dan Papua Barat, Mendukung Siapa?

Ketua Pemuda Saireri, Jefry Jeferson Auparay,SH.,MM

Article Ini ditulis oleh Jems Aisoki, Salah Satu Jurnalis di Manokwari

Manokwari, doberainews – Papua Barat adalah sebuah Provinsi Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua dengan ibukota di Kabupaten Manokwari.  Provinsi ini dimekarkan dari Provinsi Papua melalui UU Nomor 45 Tahun 1999.  Provinsi Papua Barat  secara resmi berdiri melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2003 dan mulai aktif pada  11 November 2004.

Dalam sejarah pembentukannya, provinsi ini mendapat penolakan dari berbagai lapisan masyarakat di Tanah Papua, namun dengan Perjungan keras dari berbagai tokoh – tokoh seperti Brigjen TNI AL (Purn)  Abraham Oktovianus Atururi, Marthen Luter Rumadas, George Cercylius Auparay, Prof. Frans Wanggai, Yoris Raweyai, Jimmy Demianus Idjie, Drs. Dominggus Mandacan, dan beberapa tokoh – tokoh lainnya sehingga bisa dimekarkan menjadi Provinsi Otonom di Tanah Papua.

Sebaran suku Saireri di wilayah Papua Barat, (Sebelum Adanya PBD) meliputi Teluk Wandamen, Teluk Dore, Pesisir Tambrauw, Kepulauan Makbon dan hingga gugusan pulau – pulau di Raja Ampat memiliki hubungan sosio historis dengan suku Saireri  yang notabene adalah suku – suku yang hidup di pesisir Pantai Utara Tanah Papua.

Dalam momentum demokrasi saat ini, keluarga Besar Saireri disebut – sebut memiliki basis suara yang cukup signifikan di Papua Barat sehingga bisa mempengaruhi konstalasi politik di Provinsi Papua Barat dan beberapa kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat.

Dalam catatan media ini, Gubernur Pertama Provinsi Papua Barat dipimpin oleh Brigjen TNI AL (Purn) Abraham Oktovianus Atururi selama dua Periode sejak 2007 – 2011 dan 2011 – 2016.

Periode ketiga, kepemimpinan Gubernur Papua Barat, dipimpin oleh Kepala Suku Besar Arfak, Drs. Dominggus Mandacan menggantikan  Brigjen TNI AL (Purn) Abraham Oktovianus Atururi sejak 2017 hingga 2022.

Memasuki Pilkada Serentak pada 2024 – 2029, baik Pilkada Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati serta walikota dan wakil walikota di Papua Barat.

Dalam percaturan Politik di Pilgub Papua Barat, kemungkinan kuat Mantan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan bersama Pasangannya melawan Kotak Kosong. Sementara dalam pilkada di Manokwari Ibukota Provinsi Papua, kemungkinan kuat, Petahana Hermus Indou dan H. Mugiyono melawan Bernard Boneftar dan Eddy Waluyo.

Kini, dukungan keluarga besar Saireri mulai memuncak, dari berbagai tokoh – tokok Adat maupun tokoh – tokoh Pemuda Saireri di Papua Barat telah melayangkan dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur maupun Bupati dan wakil Bupati di Kabupaten Manokwari Ibukota Provinsi Papua Barat.

Sebut saja Kepala Suku Besar Byak Mnukwar, Petrus Makbon telah menggelar dukungan keluarga besar Byak untuk mendukung Drs. Dominggus Mandacan sebagai calon Gubernur di Provinsi Papua Barat.

Dalam kesempatan yang lain, salah satu tokoh Pemuda Saireri, Pilep Wamafma menggalang dukungan Ormas dengan membentuk Koalisi Ormas mendukung Drs. Dominggus Mandacan sebagai calon Gubernur di Provinsi Papua Barat.

Sementara dari suku Besar Serui Waropen, belum melihat adanya deklarasi terbuka untuk memberikan dukungan kepada Calon Gebernur Papua Barat. Baik tokoh – tokoh Pemuda dari Yapen, Waropen (terlepas dari Pimpinan Partai Politik) belum menunjukkan eksistensinya untuk memberikan dukungan terbuka kepada pasangan calon Gubernur Papua Barat dan calon Bupati Manokwari.

Walaupun dalam berbagai kesempatan dan momentum, misalnya Musyawarah Ikatan Suku Besar Waropen dan Yapen di Manokwari pada Tahun 2022 lalu, dukungan – dukungan tersebut telah diberikan melalui pernyataan – pernyataan langsung dari ketua ikatan baik Yapen maupun Waropen kepada Kepala Suku Besar Arfak, Drs. Dominggus Mandacan sebagai calon Gubernur Papua Barat 2024 – 2029.

Untuk Pilkada Kabupaten Manokwari, pada rabu kemarin, Kepala Suku Besar Byak Mnukwar, Petrus Makbon hadir bersama beberapa tokoh dengan Bupati Manokwari Hermus Indou berpose bersama sambil menunjukan dua jari sebagai simbol dukungan dua periode bagi Bupati Manokwari, Hermus Indou.

Selain mereka, Ronald Mambieuw, Ketua Ormas Parjal di Manokwari yang juga merupakan salah tokoh Pemuda Byak terlihat dalam beberapa kesempatan telah menunjukkan eksistensi dukungannya kepada Hermus Indou maju dalam Pilkada Manokwari untuk periode keduanya.

Namun dukungan dari tokoh – tokoh Yapen dan Waropen baik tokoh adat maupun tokoh pemuda (Terlepas dari Pimpinan Parpol) belum memberikan dukungan terbuka kepada Hermus Indou dalam Pilkada Bupati di
Kabupaten Manokwari Papua Barat.

Terpantau hanya Kepala Suku Ambai, Jacobus Wanggai dalam beberapa kali kesempatan telah menunjukkan dukungan kepada Hermus Indou untuk maju dalam pilkada periode keduanya. Walaupun mungkin dari belakang layar kamera, sudah ada pertemuan – pertemuan dengan tokoh – tokoh Sairari untuk memberikan dukungan kepada Hermus Indou untuk maju dalam periode keduanya.

Dari sekian tokoh – tokoh Pemuda Saireri di Papua Barat, nama Jefry Jeferson Auparay disebut – sebut sebagai salah satu tokoh Pemuda Saireri yang memiliki pengaruh di Papua Barat, karena memiliki jejak pengalaman kepemimpinan baik di KNPI, Ormas, komunitas Adat,  hingga ASN dan Birokrat di Provinsi Papua Barat.

Sosok Jefry, sebagai anak sulung dari Mantan Sekda Papua Barat, G.C Auparay diakui mampu merangkul komponen Pemuda Saireri dan Keluarga Besar Serui dan Waropen di Kabupaten Manokwari dan Ibukota Provinsi Papua Barat.

Hingga saat ini, terlepas dari profesinya sebagai ASN namun sebagai tokoh Pemuda Saireri, Jefry Auparay belum memutuskan dukungan  baik Calon Gubernur Papua Barat ataupun calon Bupati di Kabupaten Manokwari. Padahal keputusan beliau masih ditunggu sebagian Pemuda Saireri di Provinsi Papua Barat dan Manokwari, Ibukota Provinsi Papua.

Ketua Panglima Parlemen Jalanan, Ronald Mambieuw yang merupakan salah tokoh pemuda yang mewakili Suku Byak dan gugusan Kepulauan Ya Moor, Napan dan Wainami mengaku menunggu arahan dari Ketua Pemuda Saireri, Jefry Auparay untuk menggelar deklarasi publik baik di Manokwari dan Papua Barat pada umumnya kepada Calon Gubernur maupun calon wakil Gubernur di Papua Barat.

“Kalau sudah ada keputusan dari Ketua Pemuda Saireri, Pak Jefry, pasti kami lakukan deklarasi dukungan Pemuda Saireri di Provinsi Papua Barat, dan konsolidasi basis Saireri di 7 Kabupaten untuk Pilgub Papua Barat,”tandasnya.
Redaksi

Exit mobile version