Petani Milineal Soroti Kinerja Dinas Pertanian Pegaf Atas Pengembangan Potensi Kopi Arabica Anggi

Petani Milineal Soroti Kinerja Dinas Pertanian Pegaf Atas Pengembangan Potensi Kopi Arabica Anggi

Berto Inden, Ketua Petani Milineal Pegunungan Arfak

Pegaf, doberainews – Petani Milenial Pegaf Kecewa Terhadap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupayen Pegaf yang tidak menghadiri Kegiatan Penyerahan Bangunan UPH dan Alat Produksi Kopi kepada Petani Milenial di Pegaf pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024 kemarin.

“Saya Kecewa terhadap Dinas terkait di Pegaf, padahal kami petani Milenial hadir untuk mengangkat potensi unggulan di Daerah Pegunungan Arfak. Seharusnya dari Dinas Pertanian harus hadir bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat yang telah hadir secara Langsung untuk datang mau Belanja masalah di petani,”ungkap Berto Inden, Ketua Petani Milineal Pegunungan Arfak.

Diterangkan melalui via WhatsApp, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Maybrat amun kehadiran beliau tidak ada bersama kami pada saat kegiatan di laksanakan. Padahal Kabupaten Pegunungan Arfak saat ini sangat terkenal dengan Kopi Arabica Anggi bahkan Sayuran dataran Tinggi dan juga potensi unggulan lainnya. Namun tidak ada Keseriusan Dinas terkait untuk melihat dan mendorong potensi tersebut secara bersama dengan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat.

“Alat dan Bangunan ini dibantuan dari pusat dan Dari Dinas TPHBUN Provinsi Papua Barat, Dari bantuan ini saya berjuang untuk Loby sendiri di pusat,”imbuhnya.

“Saya berharap dinas terkait harus kerja dengan hati utk mendorong petani kita dan membangun potensi ini dengan Benar,”sambung Berto.

Dia mengkritisi kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Arfak yang dianggap belum mampu kelola potensi pertanian di Kabupaten tersebut.

“Kasihan sekali ada anggaran besar lewat dinas tapi tidak digunakan untuk membangun potensi Pertanian di 10 distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak. Kami berharap kedepannya dinas terkait harus kerja dan terus berkolaborasi dengan OPD teknis lainnya hingga di tingkat Provinsi agar ada keseriusan terhadap pembangunan Pertanian yang merata dan berkelanjutan di Pegunungan Arfak,”harapnya.

Pewarta Demas Ahoren
Editor Redaksi

Exit mobile version