Manokwari, doberainews – Universitas Papua menggelar masa Perkenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selama 3 hari sejak 26-28 Agustus 2024. Dalam masa PKKMB tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan dosen dan program studi yang mereka tuju sebagai orientasi terhadap minat keilmuan.
Di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah inovasi pada Fakultas tersebut. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Dr. Selvi Tebay,S.PI.,M.Si., mengatakan sesuai dengan jadwal masa PKKMB, pada hari ketiga mahasiswa diberikan kesempatan berkunjung ke Fakultasnya untuk mengenal manajemen Fakultas, sarana dan prasarana pendukung serta SDM di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
“Dalam pemaparan tadi, saya ingatkan kepada mereka untuk beradaptasi dan mampu melihat kedepan, karena mahasiswa saat ini adalah Generasi – Z yang harus mampu berinovasi dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,”ucap Dr. Selvi Tebay.
Selain itu, kata Tebay mahasiswa juga diperkenalkan dengan masing – masing jurusannya, ruang baca, laboratorium – laboratorium yang ada agar saat mereka studi, mereka sudah bisa menyesuaikan diri dengan semua sarana prasarana yang ada.
“Saat ini, kita sedang beradaptasi dengan teknologi baru. Berbeda dengan yang dahulu dimana mahasiswa memilih tanpa harus melihat jauh kedepan, namun saat ini mahasiswa memilih dengan melihat apa yang disiapkan dari Universitas bagi mahasiswanya sehingga Universitas, Fakultas harus mampu mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki bagi dosen dan mahasiswanya,” beber Tebay.
Tebay mengungkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNIPA telah memiliki 4 Laboratorium yakni Laboratium Akuakultur dan lingkungan untuk budidaya perikanan, Laboratorium Sumber Daya Akuatik, Laboratorium Oceanografi, dan Laboratorium Manajemen Wisata.
Dari 4 Lab besar tersebut , Fakultas mengembangkan sub – sub Laboratorium dibawanya untuk mengembangkan inovasi sesuai disiplin keilmuan. Misalnya, unit Laboratorium Bio Teknologi akan menghasilkan produk – produk perikanan baik pangan fungsional, maupun bio teknologinya seperti produk – produk sumber daya perikanan yang bisa diolah menjadi obat – obatan Farmasi dan sebagainya. Selain itu, unit genetik, maupun bio teknologi, micro biologi, dan Oceanografi serta Teknologi Perairan.
“Unit tersebut, juga disiapkan sebagai tempat kerja atau bengkel bagi para dosen atau mahasiswa yang tertarik dengan bidang itu. Unit – unit ini kita kembangkan agar dosen bernaung sesuai dengan keahliannya untuk mengajarkan mahasiswa sesuai disiplin ilmu yang mereka tekuni,”ujarnya.
Tebay menambahkan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan memiliki dua kampus, yakni kampus Utama di Universitas Papua Manokwari dan program studi ekowisata di Raja Ampat.
“Tahun ini mahasiswa baru di Perikanan tambah meningkat, jumlah mereka capai 85 Orang yang terdiri dari Kampung utama di Manokwari dan Program Studi Ekowisata di Raja Ampat,”pungkasnya. (Red/dn)
