Manokwari, doberainews – Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran menanggapi pernyataan dari salah satu Kandidat di Manokwari Selatan terkait netralitas Pemerintah Daerah dalam mensukseskan Pilkada di Kabupaten Manokwari Selatan.
“Sebagai Bupati, yang adalah Pembina Politik di daerah tentu pemerintah tetap netral dan mendukung semua tahapan – tahapan pilkada di Kabupaten Manokwari Selatan,”kata Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran,ST.,M.Si., Senin (26/8/2024).
Namun lanjut Waran, sebagai kader partai, ia tentu ditugaskan dari DPP Partai untuk memenangkan kandidat yang didukung oleh Partai Politik. “Sebagai Ketua DPD PDI-P Papua Barat dan Plt. Ketua DPC PDI-P Mansel, tentu kita tempatkan netralitas sesuai dengan kondisi. Dalam pemerintahan tetap kita netral, tetapi dalam politik kita juga harus bisa memenangkan kader partai,”jelasnya.
Markus menerangkan tupoksi Kepala Pemerintahan (Bupati) dan Kader Partai (Politisi) memiliki dua tanggungjawab berbeda dalam melaksanakan tugas tersebut.
“Dalam Pemerintahan, bupati pasti netral namun sebagai ketua partai, sudah pasti harus mendukung calon yang diusung partai, itu yang dinamakan politik. Saat Kampanye, tentu saya akan cuti jadi saya harap, kita harus paham politik, kalau ragu – ragu mundur,”bebernya.
Selain itu, Markus Waran yang juga sebagai Ketua Dewan Adat Kabupaten Manokwari Selatan ini meminta semua pemangku jabatan Publik untuk mundur dari jabatan jika sudah terlibat secara langsung dalam politik sebagai cakada.
“Kalau mau netralitas, ya Pak Maxsi juga harus mundur dari MRP, kan sudah terima B1KWK Parpol. Jadi soal netralitas maka calon Bupati juga harus netralitas, mundur dari jabatan publik biar netral”pungkasnya.
Wakil Ketua I MRP Papua Barat, Maxsi Ahoren yang dimintai keterangan mengaku telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Gubernur Papua Barat. “Kalau surat pengunduran diri, kami sudah ajukan kepada Gubernur. Walaupun belum ada aturan terkait status jabatan MRP apabila mencalonkan diri sebagai Bupati atau wakil Bupati harus mundur atau tidak. Tapi kami sudah ajukan surat pengunduran diri, selanjutnya dari Gubernur,”tukasnya. (red/dn)
