Manokwari, doberainews – Ketua Karang Taruna Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Sostenes Wonggor, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak atas komitmen mendorong pemberdayaan organisasi kemasyarakatan, termasuk Karang Taruna sebagai wadah pengembangan generasi muda di daerah tersebut.
Menurut Sostenes, kepemimpinan Bupati Pegunungan Arfak Dominggus Saiba bersama Wakil Bupati saat ini menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga penguatan fondasi sosial, ekonomi, dan keagamaan masyarakat di Pegaf.
“Kami dari Karang Taruna Pegunungan Arfak menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memberikan dukungan bagi organisasi kemasyarakatan, termasuk Karang Taruna. Harapan kami pada tahun 2026, pemerintah daerah dapat menghadirkan satu kantor sekretariat permanen bagi Karang Taruna di Pegunungan Arfak,” ujar Sostenes kepada media, Rabu (11/3/2026).
Ia menilai keberadaan sekretariat permanen akan menjadi pusat konsolidasi dan pengembangan kapasitas pemuda. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang strategis bagi pelatihan keterampilan, pembinaan kepemudaan, serta pengembangan potensi ekonomi kreatif pemuda di wilayah Pegaf.
“Sekretariat permanen nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial, pelatihan keterampilan, hingga pengembangan kapasitas pemuda Karang Taruna di Pegunungan Arfak,” katanya.
Sostenes mengungkapkan, sejak dilantik sebagai Ketua Karang Taruna Pegaf pada 2022, pihaknya telah melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat distrik dan kampung. Saat ini struktur Karang Taruna telah terbentuk di 10 distrik dan 166 kampung yang tersebar di wilayah Pegunungan Arfak.
Menurut dia, melalui dukungan hibah dari pemerintah daerah, Karang Taruna selama tiga tahun terakhir terus menjalankan berbagai program pembinaan pemuda.
“Pada 2023 dan 2024, melalui hibah Pemda Pegaf, kami menyalurkan dukungan operasional serta pembinaan bagi pengurus di 10 distrik dan lebih dari 100 kampung. Program serupa juga dilanjutkan pada 2025, termasuk kegiatan pelatihan, pembinaan, kegiatan sosial, serta pengembangan UMKM bagi pemuda,” jelasnya.
Meski demikian, Sostenes mengakui hingga kini Karang Taruna Pegaf masih menghadapi keterbatasan sarana, terutama belum tersedianya sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas organisasi.
Karena itu, ia berharap pada 2026 pemerintah daerah dapat membangun sekretariat permanen di tingkat kabupaten maupun distrik, sekaligus melengkapi fasilitas penunjang seperti laptop dan printer guna mendukung administrasi serta pelatihan bagi pengurus di distrik dan kampung.
Di akhir pernyataannya, Sostenes juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, atas dukungan yang diberikan kepada Karang Taruna selama masa kepemimpinannya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada mantan Bupati Pegunungan Arfak, Bapak Yosias Saroy, atas dukungan dan kontribusi bagi Karang Taruna pada periode 2023–2024,” ujarnya.
Ia berharap melalui wadah Karang Taruna, para pemuda di Pegunungan Arfak dapat terus berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) generasi muda melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembinaan. (red/dn)
