Maybrat, doberainews – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya nomor urut lima, Bernhard Sagrim dan Sirajudin Bauw atau Bersinar menggelar kampanye terbuka di lapangan Ela di Ayamaru, Kabupaten Maybrat, pada Senin, 18 November 2024.
Kampanye yang dilangsungkan di kampung halaman Bernhard Sagrim sekaligus sebagai agenda kampanye pamungkas menutup rangkaian safari politik pasangan Bersinar. Keduanya bertarung dibawah visi “Kolaborasi Membangun Papua Barat Daya”.
Calon Gubernur, Bernhard Sagrim mengatakan, seluruh agenda politik dari pasangan Bersinar telah selesai dengan berakhirnya kampanye akbar di Kabupaten Maybrat.
Menurut Bernhard, kampanye terbuka ini selain untuk memperoleh simpati dukungan politik, namun baginya jauh lebih penting bisa kembali menggelar momen puncak ini dengan keluarga di kampung halaman sendiri.
Atas nama pasangan calon Bersinar, mantan Bupati Maybrat dua periode ini meminta doa restu dan dukungan masyarakat kabupaten Maybrat untuk keduanya pada pemilukada Gubernur Papua Barat Daya 27 November nanti.
Berbagai kebijakan monumental telah banyak dikaryakan Bernhard Sagrim selama menjabat Bupati Maybrat dua periode. Baik itu pemekaran bagi 148 kampung maupun 13 distrik dan lain-lain telah banyak dibuatnya.
“Jadi bapak datang kesini bersama pak Sirajudin meminta dukungan doa, karena hasil dan berbagai kebijakan monumental disini kita sudah menikmati, sekarang kita pastikan tanggal 27 datang ke TPS dan coblos nomor lima,” ujarnya.
Lanjutnya, Pasangan Bersinar jika terpilih Gubernur Papua Barat Daya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak menambah pemekaran daerah baru di Papua Barat Daya. Termasuk memperjuangkan dana prospek bagi kampung di Papua Barat Daya.
“Kalau Tuhan kehendaki, Kita akan kolaborasi dengan kewenangan yang ada untuk mewujudkan semua itu. Jadi sekali lagi bapak minta dukungan doa dari kita semua,” ucapnya.
Sementara, Ketua Relawan Milenial Bersinar Papua Barat Daya, Yanto Ijie menambahkan, dipilihnya Maybrat sebagai titik kampanye penutupan bagi kandidat Bersinar bukan semata-mata masalah jumlah DPT, melainkan Bernhard ingin tunjukan kecintaannya terhadap kampung halamannya yang ditinggalkan dengan banyak karya dan pelayanan.
“Bersinar datang kesini karena dia cinta dan sayang sama kita semua. hujan hari ini menjadi hujan berkat untuk kita semua,” tegasnya dalam panggung orasi politiknya.
Yanto menyebut, Bernhard Sagrim adalah satu diantara banyak tokoh pemekaran Papua Barat Daya yang berani turun gunung untuk bertarung mengikuti kontestasi Pilgub pertama yang dihelat di Provinsi termuda di Indonesia itu. Sehingga wajib dipilih rakyat.
“Semua orang Maybrat dari Sehu sampai Aisa, Dari Sumanis Kamro Sampai Mare, harus pastikan pilih nomor urut 5 karena sudah teruji dan terbukti. Pilih Bapak Bernhard Sagrim dan Bapak Sirajudin Bau untuk Papua Barat Daya pada 27 November 2024. Jangan pilih pemimpin yang banyak janji palsu, jangan pilih orang yang aspal (asli tapi palsu),” pungkasnya.
Pewarta Charles Fatie
Editor Redaksi





















