Manokwari, doberainews – Tim Sukses Pasangan Berbudi dan Pasangan Hero diminta tidak menarasikan politik provokatif melainkan membangun politik santun dalam mengedukasi masyarakat.
Hal itu disampaikan Ronald Mambieuw, Panglima Parlemen Jalanan Provinsi Papua Barat. Menurutnya, Pemilu Demokratis di Indonesia telah berlangsung sejak era reformasi hingga saat ini sehingga masyarakat telah dewasa dalam memilah komunikasi politik yang sehat, santun dan bermartabat.
“Saya harap tim sukses baik pasangan Hero maupun pasangan Berbudi untuk tidak membangun politik provokatif melainkan politik santun dan edukatif,”ucap Ronald Mambieuw kepada media ini, Senin (7/10/2024)
Menurutnya, rakyat harus diedukasi dalam tawaran – tawaran program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di masa kampanye. “Bukan masa kampanye ini, kita gunakan untuk saling menjatuhkan, menjatuhkan antar lawan politik, menjatuhkan antar tim pemenangan melainkan menawarkan program – program unggulan, program inovatif dalam mensejahterakan masyarakat di Ibukota Provinsi Papua Barat,”bebernya.
Ronald juga menyoroti Tim berbudi yang dinilai menarasikan politik provokatif dalam menjatuhkan lawan politik. “Saya pikir bahasa – bahasa provokatif yang membuat seolah- olah kita adalah korban politik, adalah keliru dan provokatif. Sebagai politikus mestinya tahu bahwa politik memiliki resiko, dan politik memiliki strategi dan keuletan dalam mengeksekusi sebuah keputusan. Siapa lambat baca peluang, maka ia ketinggalan kereta,”ungkap Ronald.
Dibeberkan, Politik ibaratnya permainan sepak bola. Dimana masing – masing tim harus berada di tengah lapangan saat wasit menentukan jalannya sebuah pertandingan. Jika tim yang lain lambat masuk lapangan saat pertandingan dimulai, maka konsekwensinya harus diterima.
“Saran saya, berhenti membangun narasi bahwa seoala – olah, Tim berbudi adalah korban dari politik. Berhenti playing Victim di depan rakyat, berani bermain politik makan harus siap menerima konsekwensinya,”tegasnya.
Ronald mengajak semua tim baik pasangan Berbudi maupun pasangan Hero bersama tim sukses untuk mengedukasi masyarakat melalui kampanye – kampanye politik yang santun dan edukatif. “Saya lihat, Tim Hero telah menawarkan sejumlah tawaran – tawaran produktif melalui ide – ide inovatif dalam 11 Misi pembangunan yang ditawarkan. Masyarakat juga ingin lihat, tawaran program dari pasangan Berbudi melalui visi misinya,” tuturnya.
Melalui edukasi positif itulah, lanjut Ronald masyarakat akan menentukan calon yang tepat yang akan memimpin Manokwari dalam 5 Tahun kedepan,”sambungnya.
Ronald juga meminta kepada para tokoh – tokoh politik, pimpinan ormas, Akademisi, Advokat, Jurnalis, ASN, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan, serta tokoh agama untuk tidak ikut memprovokasi masyarakat dengan politik identitas nan provokatif.
“Jangan membuat seolah – olah, kita netral dalam mengkritisi sesuatu, padahal kita secara laten ikut mendukung calon tertentu. Kalau mau netral, harus seimbang, kritik harus solutif, bukan menjatuhkan para pemimpin yang akan berlaga dalam Pilkada Manokwari,”tegasnya. (red/dn)





















