Manokwari, doberainews – Hasil Pemilu 2024 telah ditetapkan oleh KPU RI di Jakarta pada 20 Maret 2024 baik Pemilu Presiden dan Wakil Presiden maupun Pemilu legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.
Ketua MRP Papua Barat, Judson Ferdinandus Waprak mengajak orang asli Papua untuk belajar dari hasil pemilu 2024 dan merencanakan yang lebih baik lagi di pemilu 2029 nantinya.
“Kita di MRP berharap terkait dengan hasil Pileg kemarin, masyarakat semua bisa menerima itu dengan lapang dada, dengan senang hati. Karena ini proses nasional, proses yang dilakukan oleh negera untuk seluruh masyarakat di Indonesia,”kata Judson saat diwawancarai wartawan, Rabu, (20/4/2024).
Judson lalu berpesan kepada calon legislatif orang asli Papua di Provinsi Papua Barat untuk menerima hasil pemilu sekaligus mengevaluasi diri sehingga mampu bersaing dalam politik.
“Pesan saya kepada teman – teman Papua, jangan terlalu instan dalam politik nasional tetapi kita harus menunjukan kemampuan kita dalam berpolitik sehingga tahun kedepan bisa lebih baik. Kita tampil dengan gaya kita yang berbeda, kita tampil dengan profesionalitas kita untuk bersaing dengan suku – suku lainnya,”kata Judson Waprak.
Diakui Judson bahwa politik instan yang disiapkan negara bagi OAP dalam pemilihan legislatif ialah kursi DPR Otsus dan DPRK di daerah.
“Yang instan bagi kita ialah DPR Otsus di DPR Provinsi, dan kursi DPRK di Kabupaten serta jabatan – jabatan dalam birokrasi. Tetapi hal – hal yang bersifat nasional, mari kita bertarung secara nasional agar orang merasa bahwa kita anak Papua juga memiliki kapasitas pendidikan yang mampu bersaing dengan orang lain dalam politik nasional,”ujarnya.
Ketua MRP ini mengajak masyarakat di Papua Barat senantiasa menjaga stabilitas keamanan tetap kondusif dan aman.
Saya harap tokoh – tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat serta MRPB, mari kita bersama mendukung aparat dalam menjaga keamanan daerah,”harapnya. (red/dn)





















