Sambut Hangat Kedatangan Wapres Di Papua Barat, Sejumlah Ormas Bakal Sampaikan Aspirasi

Sambut Hangat Kedatangan Wapres Di Papua Barat, Sejumlah Ormas Bakal Sampaikan Aspirasi

Ronald Mambieuw, Panglima Parlemen Jalanan Papua Barat saat pertemuan dengan Aliansi Kepala Suku Tujuh Wilayah Adat Tanah Papua di Reremi Manokwari, Rabu (12/7/2023)

Manokwari, doberainews – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan di Provinsi Papua Barat menyambut hangat Kedatangan Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin yang direncanakan pada 14 Juli 2023 besok.

Ronald Mambieuw mengatakan Parlemen Jalanan, Pilar Pemuda Rakyat bersama sejumlah Ormas dan sejumlah tokoh adat menyambut hangat kedatangan Wakil Presiden di Manokwari Ibu Kota Provinsi Papua Barat.

“Kami, Parlemen Jalanan Papua Barat (Parjal), Pilar Pemuda Rakyat (Pilar), Aliansi Masyarakat Adat Suku Papua (Amap) di Manokwari, kami menyambut hangat kedatangan Bapak Wapres di Manokwari pada tanggal 14 Juli 2023, besok,” kata Ronald Mambieuw kepada Media ini, usai Rapat yang digelar di Reremi Manokwari, Rabu (12/7/2023).

Ronald berharap Paspampres dan Protokol memberikan ruang kepada masyarakat, tokoh masyarakat dan ormas untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang selama ini diperjuangkan dan menjadi pergumulan masyarakat di Provinsi Papua Barat.

“Kami berharap Paspampres dan Protokoler untuk memberikan ruang kepada tokoh masyarakat dan Ormas agar menyampaikan aspirasi masyarakat yang menjadi pergumulan dan perjuangan kami saat ini,”ujar Panglima Parjal, Ronald Mambieuw.

Namun lanjut Ronald jika Pemerintah tidak memberikan ruang kepada ormas dan tokoh masyarakat, maka kami akan melakukan aksi damai menyambut kedatangan Bapak Wakil Presiden di Manokwari.

“Tadi, dalam rapat, kami sudah sepakat untuk gelar aksi menyambut Bapak Wakil Presiden agar kami dapat menyampaikan apresiasi yang selama ini menjadi Perjuangan kami selama ini,”jelasnya.

Ronald mengungkap sejumlah aspirasi yang akan disampaikan berupa masalah Kemerdekaan Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan di Papua.

Hari ini banyak orang asli Papua yang masih menderita dengan masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan masalah sosial ekonomi, politik yang selama ini menjadi Perjuangan orang asli Papua di Provinsi Papua Barat.

Karena itu kami berharap, dengan kehadiran Bapak Wakil Presiden di Manokwari ini, maka ada ruang yang diberikan kepada kami baik ormas maupun tokoh masyarakat dan Tokoh adat di Manokwari untuk menyampaikan aspirasi yang selama ini menjadi Perjuangan masyarakat,”harapnya. (Red/DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *